Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Refleksi Pertemuan Ke-6 Filsafat Ilmu dengan Prof. Dr. Marsigit, M.A

Perkuliahan Filsafat Ilmu pertemuan ke-6 yang diampu oleh Prof. Dr. Marsigit, MA dilaksanakan pada hari Selasa, 30 Maret 2021 pukul 12:40 WIB sampai 14:00 WIB. Materi yang disampaikan pada mata kuliah pertemuan kali ini adalah mengenai Ruang dan Waktu. Menembus ruang dan waktu adalah suatu fenomena yang sangat mendasar dan sudah berkali-kali dijelaskan pada pertemuan sebelumnya, yaitu fenomena hermeneutik berupa perjalanan semua yang ada dan yang mungkin ada dalam kurun waktunya. Menembus ruang dan waktu objeknya sama dengan filsafat yaitu meliputi objek metafisik (yang ada dan mungkin ada), kemudian objek filsafatnya yaitu objek formal dan objek material. Objek formalnya adalah bentuk atau wadahnya, sedangkan objek material adalah isi atau substansinya. Maka secara metafisik setiap isi itu mempunyai wadah dan setiap wadah itu mempunyai isi, artinya di dalam wadah itu ada isi dan di dalam isi tentu ada wadahnya lagi dan seterunya. Maka secara metafisik pula, bisa dikatakan bahwa...

The Essence of Learning is Building" (Refleksi Pertemuan Ke-8 Filsafat Ilmu dengan Prof.Dr. Marsigit, M.A)

Pengertian atau makna secara ontologis dari belajar yang paling luas adalah membangun hidup. Menemukan rumus termasuk membangun hidup jadi dapat dikatakan bahwa matematika adalah membangun bukti   dan membangun rumus serta membuktikan rumus. Membuktikan itu membangun bukti, menyebut ciri-ciri itu membangun sifat, menentukan langkah-langkah itu membangun prosedur, jadi semua dapat diawali dengan kata-kata membangun.   Berbicara mengenai membangun, kita tidak usah berbicara jauh membahas mengenai teori dari eropa atau dari barat. Kembalikan ke pada diri masing-masing, apa pun sukunya, apa pun agamanya, berapa pun umur, apa pun jenis kelaminnya yang namanya membangun bida di taruh di depan apa pun. Misalnya membangun dunia yang kemudian bisa di breakdown menjadi membangun pikiran sehingga ditemukan dunia pikiran, kemudian membangun rumah di breakdown menjadi membangun rumah tangga. Dalam praktiknya, pendidikan dimaknai lebih sempit misalnya pendidikan diperuntukkan mencapai tu...

" HOW TO TEACH"

  P endidikan itu bisa di naikkan sampai paling tinggi dan bisa di turunkan sampai ke paling rendah sampai pada batas materinya . Secara spiritual, fungsi dari pendidikan adalah memfasilitasi. Kata fasilitasi itu mencakup ranah paling tinggi dan ranah paling rendah. Fungsi paling tinggi dari pendidikan secara spiritual adalah memfasilitasi peserta didik yang jika dinaikkan akan terus naik menyesuaikan levelnya.   Analogi yang diceritakan mengenai fungsi pendidikan secara spiritual adalah mengenai salah satu kisah dari Rasulullah saw. bersama dengan sahabatnya-sahabatnya. Suatu ketika ada seorang sahabat yang bertanya bagaimanakah wajah Rasulullah yang sesungguhnya?, kemudian beliau menjawab lihatlah lubang telinga anak ke-5 ku itu, kemudian melihatnya kecuali satu di antara mereka yaitu Abu Bakar ra. kemudian Rasulullah saw. bertanya kenapa kamu tidak melihatnya?, Abu Bakar menjawab saya tidak perlu melihatny a insya Alah saya sudah tahu, saya selalu melihat wajah Rasu...

“FILSAFAT DAN ILMIAH” (REFLEKSI PERTEMUAN KE-5 FILSAFAT ILMU DENGAN PROF. Dr. Marsigit, M.A)

  Perkuliahan filsafat ilmu pertemuan kelima membahas tentang tingkatan karya ilmiah. Pada awal perkuliahan Prof. Dr. Marsigit menjelaskan bahwa mahasiswa yang dalam keadaan sakit hendaknya mengusahakan untuk tetap Video Conference , karena kehadiran pada saat Video Conference   sangat mempengaruhi nilai akhir, kecuali mahasiswa yang terlalu parah sakitnya sehingga tidak bisa mengikuti Video Conference . Selanjutnya Prof. Dr. Marsigit, M.A menjelaskan tentang ilmu. Ilmu itu tingkatan tinggi. Jangan pelit dengan berbagi ilmu. Memberikan ilmu kepada orang lain sangat memberikan manfaat kepada kita. Tingkatan ilmu itu tinggi seperti spiritualitas Setelah itu beliau menjelaskan tentang kedudukan sebuah karya. Karya itu meliputi semuanya. Berkarya itu lengkap. Berkarya itu adalah dunia. Karya itu macam-macam: karya seni rupa, karya yang sudah dibaca, karya yang ditayangkan di media sosial, karya yang dikomentari, karya diminta perbaiki. Karya orang awam, karya para pejuang da...